Raker dengan Kemendag, Aleg PKS: Pemerintah Harus Desak Pengusaha Minyak Goreng Stabilkan Harga
Jakarta (01/02) — Rapat Kerja antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perdagangan membahas stabilitas harga minyak goreng dan komoditas strategis lainnya mendapat berbagai masukan dari Anggota DPR dari Fraksi PKS Nevi Zuairina yang meminta agar para pengusaha besar produsen minyak goreng lebih berkorban untuk masyarakat. Saat ini, kata Nevi, meskipun kebijakan satu harga minyak goreng, yakni minyak goreng curah sebesar Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14.000 per liter, namun pada kenyataannya, stok yang ada di pasaran masih langka. “Kebutuhan minyak goreng nasional di tahun 2022 adalah sebanyak 5,7 juta kilo liter, yang terdiri dari kebutuhan rumah tangga 3,9 juta kilo liter dan kebutuhan industri sebesar 1,8 juta kilo liter. Pemerintah mesti dapat mendorong para pengusaha besar minyak goreng ini, jangan sampai menahan stok dan mereka mesti mau berkorban dengan mengurangi margin ny...